Abang Kecil itu…..

Aku akan memulai dengan mengatakan bahwa kau tidak hanya seorang saudara, kau lebih dari itu. Kau adalah adik, kau adalah sahabat dan kau juga adalah mitra. Aku ingin berbincang dengan kau disini saudaraku, sehingga semua orang tau betapa aku bangga bisa mengenalmu.

Kau adalah temanku,,,
Dulu kita selalu bertemu, paling tidak dulu hampir setiap hari kita berjumpa. Kau adalah teman yang baik, yang tidak hanya hadir di saat senang tapi juga merelakan dirimu untuk hadir disaat susah. Sangat jelas dalam ingatanku ketika ulang tahunmu tgl 13 januari tahun lalu. Ketika kami, memberikan kejutan padamu. Hahahahaha,,, maafkan aku kawan kalau air campuran telur, tepung dan berbagai sampah itu membuatmu marah. Tapi itu karena kami sangat peduli padamu kawan, dan itu merupakan bukti kau teman yang baik sehingga kami selalu mengingat hari kelahiranmu.

Dan kawan, hanya engkau mungkin seingatku teman yang tidak pernah merendahkan teman lain dalam bercanda. Dan aku juga masih ingat, betapa engkau sangat melindungi teman-teman yang lain ketika teman-teman kita lagi ada masalah. Kau memang lebih muda dariku, tapi aku juga heran mengapa teman-teman seumuranmu semuanya memanggilmu ‘abang’. Aku tak tau mengapa teman-teman seumuranmu mengatakan itu, padahal badanmu juga tidak terlalu besar dibanding mereka. Tapi itu mungkin menjadi bukti bahwa engkau sangat dihargai diantara teman-teman seumuranmu.

Kau masih ingat masa kita di SMU dulu? Kita pernah satu band teman! Ntah sudah berapa panggung yang kita isi dengan band Jaguar Insting kita. Kau tau tidak teman, bahwa gebukan drum mu itu memacu adrenalinku untuk bernyanyi lebih semangat lagi. Masih ingat kan dengan band kita itu??? Ada Exuan dan Fadly yang maen gitar, Iyan yang maen bass, lalu aku yang Vocalis dan ada Rika yang mengurus Band kita. Itu masa-masa paling indah kawan !

Dan asal kau tau juga teman, dulu waktu kau meminjam setelan jas ku untuk ujian Tugas Akhir Diploma 3 mu, kau adalah orang pertama yang mengenakannya. Padahal jas itu ku siapkan dan tidak akan kugunakan sebelum untuk ujian skripsi Sarjanaku.Tapi aku bangga padamu sehingga aku tidak ragu untuk mengikhlaskanmu menjadi yang pertama mengenakan setelan jas itu. Sekalian biar menjadi motivasi teman-teman mu yang lain agar mereka juga semangat menyelesaikan kuliah mereka.

Kau juga adalah adik yang baik,,,
Bagiku dan juga teman-temanmu yang seumuranku, sangat merasa terhargai dengan sikapmu. Kau begitu sopan kepada kami. Kau juga royal dan loyal kepada kami. Bisa ku hitung dengan jari tangan ini berapa kalimat yang hanya kau ucapkan jika kumpul bersama kami. Sepertinya kau tidak mau mendominasi senior-seniormu sehingga kau mengurangi kata-kata yang keluar dari mulutmu. Dan aku juga sangat terhargai dengan sikapmu yang selalu ingin tau banyak hal tentang kehidupan dariku. Tidak ada waktu yang kita lalui tanpa pertanyaan-pertanyaan darimu kepadaku. Kadang kau bertanya kepadaku tentang masalahmu dengan pacarmu, adikmu, temanmu dan kadang kau bertanya kepadaku tentang berbagai masalah kehidupan ini. Tapi asal kau tau saja adikku, bahwa aku sangat suka kalau kau bertanya tentang politik dan tentang gerakan mahasiswa. Tidakkah kau sadari aku begitu semangat menjelaskannya padamu? Hahahahaaaaaa…

Dan kau juga adalah mitra yang baik,,,
Ketika aku dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Rengat dan Sekitarnya (IPMRS) Pekanbaru melalui forum Musyawarah Besar IV tgl 17 September 2006 yang lalu, hasil Mubes itu ku terima langsung darimu sebagai salah satu Presidium Sidang. Kau memimpin sidang mubes itu dengan baik kawan! Dan akupun tidak ragu untuk memintamu menjadi mitra ku sebagai Bendahara Umum mendampingi mengurus lembaga ini. Dan perjuangan kita pun berlanjut selama satu priode dengan dimulai saat kita dilantik hingga Mubes V kembali mengantar kita mengakhiri masa bakti kita. Terlalu banyak kenangan kita dalam perjuangan ini mitraku.

Temanku, Adikku dan Mitraku,,,
Pertemuan beberapa minggu yang lalu denganmu di meja bilyard masih sangat aku ingat. Biasanya hampir tiap minggu yah kita beradu kemampuan di meja bilyard dan ruang karaoke?! Yah tapi karena kesibukkan ku, hari-hari seperti itu sudah sangat lama tidak kita lalui. Masa-masa seperti itu sudah mulai hilang sejak aku sudah disibukkan dengan pekerjaanku. Dan satu hal kawan, pertandingan bilyard malam itu kau kalah dengan ku. Kau harus masih harus banyak belajar sepertinya. Atau kau masih ingat dengan meja bulat di sekretariat kita??? Meja itu adalah meja yang selalu kau gunakan untuk main domino bersama teman-teman kita!! Masih ingat kan???

Saudaraku,,,
Kau harus tau, aku menunggumu malam itu. Setelah mendapat informasi dari teman kita, aku langsung datang untuk menunggu kedatanganmu bersama teman-teman kita. Cukup lama kami menunggumu, ntah sudah berapa batang rokok yang ku habiskan sambil menunggumu. Tapi kau tak juga kunjung datang Saudaraku.

Dan ketika kau datang dengan mobil berwarna putih itu, tanganku ini yang menyambutmu, mengangkatmu dan memindahkanmu dan membawamu keluar dari mobil putih yang tidak ku suka itu. Kau harus tau itu Saudaraku!

Tapi aku tidak yakin kau tau itu!
Buktinya ketika ku panggil namamu, kau hanya diam saja tanpa ada reaksi apa-apa. Bahkan ketika aku berteriak memanggilmu sambil tanganku menyentuh pipimu dan mengguncang badanmu, tapi kau tetap saja tidak membalas panggilanku.

Dan dokter di rumah sakit itu sudah seperti Tuhan saja kawanku, Dengan seenaknya dia katakan kau sudah tidak tertolong lagi. seakan-akan ajal manusia ada ditangannya dan dia adalah Yang Maha Penolong. Tau apa dia tentang ajal manusia?

Ingin aku juga mengantarmu ke tempat istirahat terakhirmu, tapi maafkan aku Saudaraku aku harus berangkat esok paginya. Tapi aku sangat yakin, akan ada banyak orang-orang yang akan mengantarkanmu istirahat nantinya. Kau tau karena apa?? Itu karena kau adalah orang yang Baik !!!!

Walaupun pada pukul 20.00 wib tanggal 20 februari itu engkau sudah di vonis wafat, tapi yang aku tau itu hanyalah proses berpisahnya jiwa dari raga manusia. Dan kau akan tetap hidup di alam mu yang baru dan juga akan tetap hidup dalam hati kami.

Selamat jalan wahai Adikku. Temanku dan juga Mitra ku!
Tidak ada ganjaran selain surga bagi mereka yang baik selama di dunia !

(catatan ini ku tulis dalam penerbangan Jogyakarta – Jakarta, karena ku lihat engkau ada disana melambai sambil tersenyum pada ku di antara awan-awan di langit)

WELDY HARTANADIJAYA bin H. ARDIANSYAH
Lahir tanggal 13 Januari 1985 di Rengat
Wafat tanggal 20 Februari 2009 di Jalan Raya Duri – Pekanbaru KM 43 Minas dalam sebuah kecelakaan antara mobil Sedan Toyota Corrola BM 1634 LH miliknya dengan Mini Bus Toyota Kijang BM 1013 AW

Menyelesaikan pendidikan di SD Negeri 02 Rengat (1991-1997), SMP Negeri 01 Rengat (1997-2000), SMU Negeri 01 Rengat (2000-2003), Diploma 3 Jurusan Akuntansi Universitas Riau (2003-2006) dan Strata 1 Jurusan Akuntansi Universitas Riau (2007-)

This entry was posted in Note. Bookmark the permalink.

5 Responses to Abang Kecil itu…..

  1. Anonymous says:

    Aku yakin kalau dia tau apa yang dituliskan ini memanglah tulus untuknya..
    Tulisan seorang abang, teman, dan juga mitra..
    Tulisan yang apabila kalian baca,, pasti akan ikut larut pada duka yang dalam..
    Semoga,, kita semua yang ditinggalkan menyadari bahwa suatu saat kita juga akan segera berada disana menyusulnya..
    Ikan Kecil ini,, turut mengucapkan selamat jalan, dan Semoga Arwahnya diterima disisi Allah SWT.. Amiin….

  2. Kepingan Hati says:

    Hai.., apa kabar sobat ??
    Lama gak berkunjung neh..
    Aku bekunjung di hari minggu skalian baca2 artkel2 terbarumu..
    Jangan lupa mampir lg ke blog ku yach..
    Ada surat tuh…

  3. kak_ega_punya cerita says:

    turut berduka kawan.. moga amal sahabat atau adik bagimu diterima disisiNya..

    lam kenal…

  4. www.acehbarat.info says:

    Thanks…nice…
    keep update
    Aceh Barat

  5. hardi wiryadinata says:

    bg, ini adek nya bg weldy. makasih udah buat cerita di web site tentang Abg…

    #hardi keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *