Artis Caleg ?!?!

Helatan Pemilu 2009 sudah mulai terasa saat ini, dengan sudah ditetapkan Daftar Calon Legislatif Tetap oleh KPU dan KPUD artinya para calon wakil rakyat ini sudah siap untuk bertarung memperebutkan kursi di DPR maupun DPRD. Ada fenomena yang cukup menarik untuk dibahas dalam perhelatan ini. Bukan soal politisi busuk, bukan soal janji-janji kampanye dan bukan juga soal nomor urut versi suara terbanyak. Namun lebih penting dari itu adalah tentang Kemampuan Calon Legislatif itu sendiri.Mengamati perhelatan akbar Pemilu 2009, dengan objek pengamatan yang ditujukan pada Caleg-nya di anggap penting karena mereka lah yang nantinya akan menjadi perpanjangan tangan rakyat. Jika ada adagium politik mengatakan Vox Populi Vox Dei, atau Suara Rakyat adalah Suara Tuhan maka bisa diartikan Wakil Rakyat adalah Nabinya. Benar atau salah analogi ini saya pikir tidak perlu diperdebatkan, karena bukan disini esensinya. Esensi yang ingin saya bahas adalah tentang Kemampuan Calon Legislatif itu sendiri?!

UU memang menjamin seluruh rakyat Indonesia berhak untuk dipilih dan memilih dengan persyaratan yang sudah diatur. Artinya adalah dari golongan manapun mereka, mereka (Rakyat) memiliki posisi yang sama dalam hukum itu sendiri.Fenomena Artis yang beralih profesi menjadi Caleg menjadi sorotan saat ini. Setidaknya ada beberapa nama yang sudah saya rangkum dari golongan artis yang mencalonkan diri sebagai Caleg. Di antaranya adalah : (1) H. Anwar Fuady, Hanura, Sumsel 1, no2, (2) A. Sondakh, P Demokrat, JaTeng VI no 1 (3) Eko Patrio, PAN, JaTim VIII, no1 (4) Ikang Fauzi, PAN, Banten I, no1 (5) Denada, PPP, Jatim V, no2 (6) Derry Drajat, PAN, JaBar II, no3 (7) Andrian Maulana, PAN, SumBar II, no3 (8) Venna Melinda, P Demokrat, JaTim VI, no3 (9) Marissa Haque, PPP, JaBar I, no2 (10) Gusti Randa SH, Hanura, SumBar II, no3 (11) Evi Tamala, PPP, JaBar X, no4 (12) Mandra Y. S, PAN, DKI Jakarta I, no3 (13) El Manik, PMB, Jabar VII, no1 (14) Tere, P.Demokrat, Jabar II, no1 (15) Henidar Amru, PAN, DKI Jakarta I, no3 (16) Andreas Taulany, PDK, Jatim II, no1 Ana Tairas, Gerindra, Jabar I, no 2 Jane Shalimar, P.Demokrat, BantenI, no6 (17) Steve Imanuel, Gerindra, Sul Sel I, no3 (18) Tengku Firmansyah, PKB, Jabar I, no1 (19) Wulan Guritno, PAN, Jateng III, no1 (20) Jeremy Thomas, Golkar, Riau I,no3. Setidaknya ada sekitar 61 Calon Legislatif dari kalangan artis yang akan bertarung untuk mendapatkan kursi di Senayan.

Disadari atau tidak kehadiran artis pada partai menjadi sarana kampanye gratis karena masyarakat telah mengenalnya. Tapi, di sisi lain partai juga harus siap menghadapi kritikan atau cemoohan dari kalangan masyarakat, berkaitan dengan lemahnya kaderisasi anggota partainya. Walaupun memang tidak semua artis yang jadi caleg memiliki kemampuan yang rendah, diantara mereka juga ada (baca: tidak banyak) yang memiliki kemampuan dan pemahaman politik baik dari sisi akademis maupun dari sisi pengalaman mereka yang sudah pernah berproses di partai melalui perkaderan partai itu sendiri. Namun juga perlu di pikirkan berbagai efek jika mereka yang duduk di parlemen. Bagaimana bisa membuat Undang-Undang kalau Pancasila saja tidak hapal, bagaimana mau berbicara lantang tentang hak rakyat yang diwakilinya kalau tata cara bersidang saja tidak tahu?

Beberapa media massa memuat pendapat para pengamat politik yang mengomentari keberadaan artis di legislatif. Secara umum mereka mengakui bahwa kepopuleran artis jauh berada di atas para politikus. Kondisi artis yang sudah mapan meminimalkan kesempatan terjadinya korupsi. Namun dengan keberadaan artis di legislatif dikhawatirkan akan menurunkan kualitas dewan. Coba anda bayangkan kalau H BOLOT tiba tiba mencalonkan diri menjadi Caleg. Produk hukum seperti apa yang akan dibuat parlemen kita???

Paling tidak sebuah harapan kepada para “badut televisi” yang menjadi caleg dan nantinya terpilih, dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman politik mereka yang rendah paling tidak substansi memperjuangkan nasib rakyat tetap mereka kedepankan, karena itu adalah yang menentukan bobot dari pada seorang anggota dewan.

This entry was posted in Opini. Bookmark the permalink.

One Response to Artis Caleg ?!?!

  1. elfan says:

    iy,.,.,.iy,.,.,.,iy,.,.,.
    krn ada peluang mk mreka coba,.,.,
    namany aj artis,.,.,
    yg memiliki hoby nongkrong d TV,.,.,
    bnyk nyari sensasi,.,.,
    dasar,.,.,.,.!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *