Saya Bersumpah….

Paska meninggalnya Rasulallah, SAW maka di anggap perlu mencari pemimpin ummat sebagai pengganti beliau. Walaupun ketika itu terjadi pro dan kontra antara kepentingan untuk memilih pemimpin dan kepentingan untuk mengurus prosesi pemakaman Rasullallah, SAW. Dengan tidak menganggap bahwa prosesi pemakaman Rasullallah tidak penting, namun memilih khalifah berikutnya menjadi sesuatu hal harus didahulukan karena disana terdapat kepentingan makro bagi ummat.

Ketika Abu Bakar terpilih sebagai khalifah, maka kalimat pertama yang Ia ucapkan adalah innalillahi wainna lillahi rojiun, dan dia pun menangis. Dalam catatan sejarah kepemimpinan ini dapat disimpulkan betapa beratnya memikul sebuah Jabatan. Karena bagi mereka yang sadar dan paham, jabatan adalah sebuah amanah/ titipan dari-Nya yang nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya di hari akhir.

Begitulah sebuah jabatan…..
Dia adalah jalan bagi kita untuk menuju pahala namun juga jalan bagi kita untuk menuju dosa. Bukannya sebuah hadiah yang diberikan tanpa di kemudian hari tidak ada tuntutan.

Perkembangan ketatanegaraan kekinian, mengharuskan seorang yang diberi jabatan publik haruslah di ambil sumpah nya sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal ini diyakini dapat mengingatkan mereka bahwa mereka mempunyai konsekuensi atas apa yang mereka emban. Dan hal ini tidak pernah terjadi di peradaban Islam, Romawi, Yunani, Cina dan sebagainya di masa lalu.

Lalu fakta nya sekarang adalah bahwa penyimpangan kekuasaan merajalela. Tanpa perlu saya tulisakan satu persatu berbagai kasus korupsi di negeri ini, dapat disimpulkan bahwa hampir di setiap sektor ternyata korupsi atau penyimpangan kekuasaan selalu ada.

Lalu, lupakah mereka-mereka yang diberi amanah itu dengan Sumpah nya?!?!

Salah satu jawabannya adalah adagium Lord Acton yang sangat terkenal dalam ilmu politik. Lord Acton mengemukakan adagium yang kemudian diterima sebagai dalil dalam ilmu politik bahwa ”kekuasaan itu cenderung korup dan kekuasaan yang absolut itu absolut pula korupsinya (power tends to corrupt, absolute power corrupts absolutely).

Berdasarkan dalil Lord Acton itu dipahami bahwa siapa pun yang memegang kekuasaan akan terdorong untuk melakukan korupsi atau penyelewengan-penyelewengan jika tidak ada pembatasan kekuasaan yang tegas melalui konstitusi.

Orang yang baik pun kalau memegang kekuasaan akan terdorong untuk korupsi. Sebab, meskipun secara pribadi dia baik, lingkungan kekuasaan di mana dia ada akan terus mendorongnya untuk korup.

Sebuah anekdot dalam pembicaraan kedai kopi saya dan teman-teman, mengapa para pejabat yang diambil sumpahnya tetap melakukan korupsi, jawabannya bisa jadi mungkin ketika mereka di ambil sumpah Rohaniwan pembimbing sumpah meletakkan kitab suci mereka di atas kepala bagian belakang. Sehingga mereka tidak melihat “simbol” agama mereka itu ketika bersumpah. Bisa jadi dalam pemikiran mereka, kalaulah mereka melakukan penyimpangan kekuasaan, toh Tuhan juga tidak akan tahu karena Tuhan ada di belakang mereka.

Berbahagialah mereka yang diberi kesempatan memikul amanah, karena dengan itu mereka diberi kesempatan untuk menuju manusia yang kesempurnaan (insan kamil). Dalam Islam mengajarkan bahwa tak ada kekuasaan dan kekuatan, selain dari Tuhan. “Laa khaula, walaa quata, lillah billah“. Sadarilah bahwa kekuasaan dan kekuatan itu berasal dari Tuhan. Gunakan kekuasaan dan kekuatan itu untuk meningkatkan Iman kita. Untuk melindungi dan membela rakyat kita. Jangan sekali-kali untuk kedzaliman dan kemunafikan! Akibatnya akan sangat membahayakan sekali bagi kita dan bagi rakyat kita sendiri. Celakalah dan terkutuklah mereka yang melakukan penyimpangan dalam menggunakan kekuasaan dan kekuatan.

 

This entry was posted in Opini. Bookmark the permalink.

3 Responses to Saya Bersumpah….

  1. thya says:

    Orang yang baik pun kalau memegang kekuasaan akan terdorong untuk korupsi. Sebab, meskipun secara pribadi dia baik, lingkungan kekuasaan di mana dia ada akan terus mendorongnya untuk korup

    hahaha, gimana niatnya kali bang den!

    eh bang den, numpang ngiklan donk,
    buat cari duit ni modal hanimuun ,hehehe

    link ke sini dan sign up aja , ok ok

    makasiii

  2. kiki ali says:

    ok2, ki2 sudah link. makasi ya dah berkunjung

  3. ziezie says:

    wah bagus mas … penting dibaca oleh caleg or calon pemimpin yg lagi kampanye nih agar paham eksistensi dari sebuah amanah…btw ada award buat mas di zie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *